Showing posts with label Aktifitas. Show all posts
Showing posts with label Aktifitas. Show all posts

Friday, May 27, 2016

MATOKI GOES TO SCHOOL "Pengurangan Resiko Bencana"

Sosialisi Matoki Goes To School
Sabtu tanggal 21 Mei 2016 telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Mengenai Banjir di SMP N 10 Kota Bengkulu Kelurahan Tanjung Jaya Kecamatan Sungai Serut Provinsi Bengkulu dengan temapa "Pengurangan Resiko Bencana" .
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mapala Tobo Kito (MATOKI) dengan 12 Anggota MATOKI yaitu, Kampala FP Unib, Palasostik Fisip Unib, Mahupala Fh Unib, Pafe FE Unib, Mahesapala MIPA Unib, Magupala FKIP Unib, Pulkanik FT Unib, Madyapala UMB, MAHAPATI FT UMB, Mapala Unived, Gempa IAIN, dan POLA Poltekes Kemenkes.

Wednesday, December 2, 2015

Do Know Harm Do No Harm

Panduan Beraktivitas Bersama Anak-anak

Rule #1 Do No Harm
Anak-anak bukanlah manusia dewasa dalam bentuk mini, tetaplah mereka memiliki kterbatasan dalam kemampuan fisik dan emosional dalam menentukan keputusan disaat darurat.

Oleh karenanya, Komite dan Tim Keselamatan Se kolah haruslah bijak dalam melibatkan anak-anak dalam kegiatan pengurangan resiko di sekolah.

Melibatkan mereka dalam mengkaji resiko, penyiapan kesiapsiagaan termasuk melatih pertolongan pertama dan simulasi ditunjukkan agar mereka tahu terhadap resiko sehingga bisa menguranginya adalah sangat perlu dan wajib, namun melibatkan mereka atau bahkan memberikan tanggung jawab untuk bertindak disaat darurat adalah tindakan yang membahayakan si anak.
Bersama Murid PAUD di Tangsi 4 Kaki Gunung Dempo

Sunday, September 6, 2015

JAMBORE KE-X FKMI MPTM SI

Jambore ke-X Forum Kumounikasi dan Media Informasi Mapala Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah Mapala Universitas Muhammadiyah Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini kali ke-empat Madyapala UMB ikut berpartisipasi dengan mendelegasikan 6 orang anggota, Beni Maliansyah, Diman, Alroci Violita (Oci), Nauli Safitri Hasibuan (Uli), Alviah Ulfa (via), Oktavianita (nunung).


Saturday, May 30, 2015

DAUN KERING Catatan Perjalanan Angkatan IV bagian 2

Malam itupun kami beristirahat di bivak, setelah makan malam yang telah disediakan panitia. Tak banyak kegiatan pada malam itu, kami hanya bercerita-cerita dengan suara pelan agar tidak terdengar oleh panitia, karena jarak bivak kami dengan tenda panitia tidak terlalu jauh kira-kira 15 meter-an lah.

“uuhhh,gx bisa tidur kira-kira jam berapa sekarang ya...”, malam sudah larut kami bergantian menjaga api jangan sampai mati, karena api satu-satunya sumber pencahayaan kami. Dengan beralaskan karung serta dedaunan akhirnya kamipun tertidur, entah tak tahu jam berapa kami semua dapat memejamkan mata, namun yang jelas suasana malam itu sudah sangat sepi hanya suara jangkrik dan hawa dingin sudah merasuk sekujur tubuh, yang jika sekitar pukul 23.00 WIB tadi kami masih dapat mendengar suara motor yang lewat ataupun suara warga yang ngobrol di tepi jalan yang memang tempat camp 1 ini tidak jauh dari jalan aspal. Sesekali sayapun terbangun untuk menambahkan kayu bakar yang sudah mulai habis dimakan api, yang membuat suasana gelap di sekitar bivak setelah api sudah mulai menerangi bivak kami, sayapun tertidur.

Hari Kedua (15 Fabruari 2009)

“Bangun, bangun…sudah pagi.”, suara Nirman membangunkan kami dan kamipun bangun. Tak lama kemudian, kami di panggil oleh panitia “siswa..siswa, segera menuju sumber suara”. Kami berlima diperintahkan untuk senam pagi, kira-kira sekitar 10 menit kami melakukan senam sebagai pemanasan setelah itu kamipun bergiliran menyikat gigi dengan satu sikaaaat, “oooh nooo...”. Setelah menyikat gigi, kami diberi sedikit arahan dari orang yang perwakan cukup tinggi dan kulit sedikit gelap dan pake kacamata lagi, “...dan saya akhirnya tahu bahwa dia itu ternyata korlap, ya… koordinator lapangan”.

Sunday, April 19, 2015

DAUN KERING Catatan Perjalanan Angkatan ke-IV



Tak begitu pasti apa makna yang tersimpan dibalik nama angkatan kami, namun ada suatu pemikiran yang muncul dan terlintas dibenak ketika mendengar dan melihat daut kering. Sekilas selembar daun kering yang berasal dari tumbuhan apapun itu adalah sampah. Sampah yang dianggap orang tidak berguna bagi orang yang tidak mengerti cara mengolahnya. Jika daun kering diolah menjadi sampah dapat menjadi pupuk organik dan tentunya memberikan manfaat bagi yang ada disekitarnya. Daun kering akan bernilai jual tinggi jika dioleh dengan benar, hanya perlu polesan sedikit maka akan menjadi suatu karya yang mengagumkan. Daun kering tidak perlu pengawet agar dapat tahan lama, daun kering tidak akan habis dimakan rayap, daun kering akan tetap seperti bentuknya ketika ia jatuh ke bumi. 
Caang merupakan istilah untuk calon anggota. Waktu mengikuti rangkaian kegiatan dari panitia Diklat Lalang IV, kita sering disebut dengan sebutan caang.

Pada hari ini, tepatnya pada tanggal 16 November 2008 kami resmi menjadi calon anggota yang ditandai dengan penyematan scraf warnah merah. Liat tu fotonya waktu technical meeting, waaah…(hahaha..), kita absen dulu ya, “ada sangkut asma, martin, refzon, citra, endri, brother dedi, nirman, tulus” duuh… maaf ya cuma itu yang ingat namanya (maklum belum begitu kenal..), tapi kayaknya ada sesuatu yang hilang nich, ya Opi, mana saudari Opi yanti?? (belum eksis di kamera jadi gx ada fotonya, panitia belum nyadar kalo dia foto genik hahahah….vis V). Bagaimana ya keadaan mereka saat ini, semoga sehat-sehat aja ya teman dan masih dilindunganNya.

Friday, March 27, 2015

MILAD KE-X Madyapala UMB



” Mari bersatu sehat membangun demi tercapainya kebebasan berpikir, bertindak berprilaku dalam menciptakan generasi pemuda-pemudi yang  Religius, Unggul dan mampu Bersaing”
BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dalam upaya meningkatkan kulitas pemuda baik mahasiswa pencinta alam, maupun organisasi lainnya, Madyapala Universitas Muhamadyah Bengkulu (UMB) dalam waktu dekat berencana akan menggelar pembukaan Milad-X (hari jadi Madyapala) pada tanggal 31-05 April bertempat di kampus 1 dan 3 UMB. Selain memberikan wadah yang sangat positif bagi seluruh mahasiswa pecinta alam maupun organisasi lainnya, tentunya Milad ke-X ini juga sangat memberi manfaat bagi para mahasiswa dalam mengembangkan kreatifitas Organisasi Madyapala UMB itu sendiri.
Saat ditemui bengkuluekspress.com (26/03), Ketua Madyapala Universitas Muhamadyah Bengkulu (UMB), Beni Maliansyah mengatakan “ acara ini kami gelar dengan maksud agar para pemuda-pemudi khususnya di kota Bengkulu ini dapat  mengembangkan serta  menyalurkan potensi minat dan bakat pada diri masing-masing seseorang tersebut agar terwujud nya generasi-generasi mahasiswa yang unggul, berkualitas cerdas dan bersatu, Ungkapnya”.
“ Acara Milad-ke-X ini juga dapat kita jadikan sebagai tempat untuk saling mempererat jalinan silaturahmi antar seluruh pemuda-pemudi agar selalu tetap saling  sehat membangun, demi tercapainya kebebasan berpikir, bertindak dan berprilaku Sehingga terciptanya lah generasi pemuda-pemudi yang mempunyai Integeritas, berakhlak mulia juga bertanggung jawab,Ujar Beni”.
Dalam kesempatan lain Ketua pelaksana kegiatan, Oki Aprizal  juga  mengungkapkan,”Dalam Pergelaran Milad ke-X ini ada beberapa rangkaian perlombaan yang nantinya bisa seluruh mahasiswa dan teman-teman ikuti, karena kegiatan Perlombaan ini sengaja kami buka secara umum agar semua kalangan nantinya dapat untuk ikut berpartisipasi menyalurkan minat dan bakat yang dimilikinya, Ucap Oki Salah satu Anggota Muda Madyapala Universitas Muhamadyah  Bengkulu ini”.
“ Adapun Beberapa Kategori perlombaannya yaitu meliputi, Bouldering (panjat dinding), Hasta karya bahan sampah, MTQ, Azan, Rangking 1 dan Stand Up Comedy.  Untuk syarat dalam mengikuti perlombaan ini,  peserta hanya cukup Mengisi Formulir pendaftaran dan membayar uang Admiminisrasi yang besarnya sudah ditentukan panitia berdasarkan kategori jenis lomba yang diikuti di Sekretariat Madyapala UMB Jl. Bali Komplek Universitas Muhamadiah Gedung D Kota Bengkulu.
Oki Aprizal juga menambahkan,” tidak itu saja, bagi peserta yang sudah mengisi formulir dan membayar uang Admiminisrasi   peserta juga akan dapat menikmati fasilitas-fasilitas pendukung dari panitia seperti piagam penghargaan, Konsumsi, Nomor peserta, Dokumentasi dan Striker dari Panitia. Untuk para pemenang kami juga telah mempersiapkan beberapa hadiah khusus yang menarik yaitu berupa Uang tunai dan satu buah Piala.  Tutup Oki”(Andri.Com)

Saturday, September 28, 2013

EKSIS Madyapala UMB

EKSIS : Estafet Kepemimpinan yang Solid, Integritas dan Solusi.
Kepemimpinan memiliki arti penting dalam pencapaian tujuan organisasi baik organisasi usaha, organisasi sosial maupun organisasi pemerintahan. Kepemimpinan berarti memanfaatkan energi orang-orang di sekitarnya, memberikan arah dan menyelaraskan upaya mereka. Kepemimpinan yang kuat dapat dipastikan akan membuat organisasi semakin lebih baik.
Organisasi yang sukses pada umumnya memiliki pemimpin yang kuat dan Visioner dan mereka telah berhasil menjadi pemimpin yang hebat sehingga meskipun mereka tidak lagi menjadi pemimpin,namun aroma kepemimpinannya masih dikenang oleh anggota maupun stakeholders yang lainnya

Friday, May 31, 2013

DAYA TAHAN TUBUH BERAKTIVITAS DI ALAM BEBAS

Daya tahan tubuh sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain:
Pertama Kebutuhan Oksigen
Oksigen sangat penting bagi proses penyediaan energi dalam tubuh selama melakukan perjalanan.   Seringkali kita harus melakukan suatu proses aklimatisasi guna menyesuaikan kemampuan tubuh dengan kadar oksigen setempat. Kekurangan oksigen mengakibatkan Hipoksia. Alat yang digunakan untuk mengkur kadar oksigen dalam darah adalah oximetry pulse.

Kedua Kebutuhan Cairan
Dalam keadaan normal manusia tidak dapat hidup tanpa air. Beberapa penulis mengatakan manusia dapat hidup tanpa air kurang lebih selama 3 hari, tetapi ada pula yang mengatakan dalam suhu 20 derajat-30 derajat celcius orang dapat bertahan hidup tanpa air selama 8 hari.
Sebagai gambaran kebutuhan air dalam tubuh kita adalah :
a. Suhu 10 derajat celcius diperlukan air satu liter per 24 jam
b. Suhu 20 derajat celcius diperlukan air empat liter per 24 jam
c. Suhu 30 derajat celcius diperlukan air lima liter per 24 jam
d. Suhu 40 derajat celcius diperlukan air enam liter per 24 jam
Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan meningkatnya suhu, manusia akan semakin membutuhkan air akibat meningkatnya metabolisme di dalam tubuh, sehingga dapat dikatakan air adalah mutlak ada dalam kehidupan manusia.

Wednesday, May 29, 2013

Kesehatan Perjalanan (Pendaki Gunung Dilarang Sakit) part2

Lanjutan dari tulisan sebelumnya Kesehatan Perjalanan (Pendaki Gunung Dilarang Sakit) part1 kali ini akan kita bahas tentang kesehatan fisiknya. Fisik yang baik tidak dapat dicapai dalam waktu singkat, tetapi hanya dilakukan dengan latihan yang teratur dan continue. Dalam kegiatan di alam terbuka semacam pendakian gunung, menempuh rimba,dan penyusuran pantai diperlukan suatu kemampuan fisik yang memadai.


Karena tanpa kondisi fisik yang memadai, penggiat kegiatan alam terbuka tidak akan dapat melakukan kegiatannya dengan aman. Untuk ini kemampuan sistem jantung, paru-paru dalam tubuh haruslah terlatih.
Salah satu prinsip latihan untuk dijadikan pegangan oleh penggiat kegiatan alam terbuka yang meningkatkan kondisi fisik, adalah dengan melakukan kegiatan latihan yang intensif, dengan intensitas latihan yang terukur. Untuk menjaga tingkat kebugaran dalam kondisi yang baik, sebaiknya ukuran intensitas latihan adalah 70-80% dari Denyut Nadi Maksimal (DNM), dan sebaiknya dipertahankan dalam waktu 10-30 menit.

Saturday, May 25, 2013

Kesehatan Perjalanan (Pendaki Gunung Dilarang Sakit) part1

Secara umum, kesehatan perjalanan dapat diartikan sebagai hal-hal yang mencakup keadaan kesehatan pada suatu perjalanan. Sedangkan tujuan kesehatan perjalanan adalah untuk mencapai sesehat-sesehatnya selama dan sesudah melakukan perjalanan. 
Dengan melihat arti secara umum dan tujuannya, maka hal-hal yang dibicarakan menyangkut tentang persiapan perjalanan secara umum, antara lain: persiapan fisik; persiapan mental; pengetahuan praktis tentang kesehatan; perbekalan/gizi.

Sehat mental (tantangan emosional)
Faktor mental memang sulit untuk dipahami, bahkan kadang-kadang sering diabaikan. Padahal tanpa keseimbangan antara faktor fisik dan mental, maka tujuan suatu perjalanan tidak akan tercapai dengan memuaskan.
latihan fisik yang baik akan membantu mengembangkan mental, rasa percaya diri dan kepekaan. Mental yang sehat juga berasal dari dalam, dari pemahaman  siapa (dan apa) dari kita ini, dan dari pengertian dimana kita berada, sebagai suatu kesatuan yang utuh. Di alam bebas, kita harus percaya pada kemampuan kita untuk mengatasi segalanya.

Monday, October 29, 2012

MOMENT KEAKRABAN MELIHAT LANGSUNG “ICON BENGKULU”



Bunga rafflesia (Rafflesia Arnoldi) kembali ditemukan mekar  di kawasan cagar alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah. Mekarnya bunga rafflesia menjadi tempat berkunjung wisatawan untuk melihat langsung puspa langka tersebut.
Berkunjung melihat rafflesia mekar Jumat, 19 Oktober 2012 menjadi moment keakraban bagi sekelompok wisatawan, dengan melihat langsunng “Icon Bengkulu”. Rafflesia yang ditemukan adalah jenis arnoldi dengan diameter ± 75-80 cm dan diketahui baru 2 hari mekar yang terletak tidak jauh disebelah kiri jalan raya lintasan Kota Bengkulu-Kepahiang, tidak jauh dari itu ± jarak 1 meter kiri-kanan masih ada 2 buah bonggol lagi yang diperkirakan akan mekar 3 bulan ke depan.

Untuk memudahkan pengunjung melihat icon Bengkulu itu warga setempat/penjaga pos memasang sejumlah tanda di pinggir jalan dengan membentangkan spanduk dari komunitas peduli puspa langka Bengkulu untuk memudahkan pengunjung mencapai lokasi bunga mekar. Serta agar bunga tersebut  terhindar dari

Sunday, May 6, 2012

LatGabNas Arjer MPTMSI

Petualangan di air menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas organisasi Madyapala UMB, pada kesempatan ini Madyapala UMB ikut serta dalam kegiatan Latihan Arung Jeram Nasional Mapala Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia yang diselenggarakn Mapala Stiem Palopo pada tanggal 27 April s.d 3 mei 2012 bertempat di sungai Rongkong Desa Parara Kabupaten Palopo Sulawesi Selatan. delegasi dalam kegitan ini saudara Noki "codet" Trian. Pengalaman yang cukup menantang bagi seorang codet karena untuk kali pertamanya melakukan pengarungan

MILAD VII

5 April 2012 ini tahun ketujuh Madyapala UMB berkiprah di bawah kepemimpinan Novensyah Bedta Putra progres organisasi mulai menggeliat beragam aktivitas baik di luar dan di dalam di ikuti dengan baik dan membuahkan hasil sebut saja kegiata Worl Day Adventure oleh GEMPA STAIN Bengkulu, kegiatan yang di ikuti oleh KPA, SISPALA dan MAPALA yang dilaksanakan di bulan April bertepatan dengan peringatan hari bumi Madyapala UMB keluar sebagai juara umum ini untuk kedua kalinya setelah yang pertama di tahun 2007,

Sunday, January 1, 2012

MUBES VI

Telah dilaksanakannya kegiatan musyawarah besar ke-VI (MUBES VI) selama 4 hari dari tanggal 25 s.d 28 Desember 2011, dengan dilaksanakannya Mubes ini maka terbentuk lah kepengurusan yang baru untuk periode 2012 menggantikan kepengurusan sebelumnya yang di amanahkan di bawah kepemimmpinan saudara Apriansyah. Berikut susunan pengurus Madyapala UMB periode 2012:

Friday, October 28, 2011

Pelatihan Manajemen Organisasi


Upaya untuk menambah kapasitas dan penyegaran pengetahuan akan pentingnya organisasi yang dituangkan dalam bentuk kegiatan pelatihan manajemen organisasi yang diselenggarakan oleh Madyapala UMB pada tanggal 27 Oktober 2011 bertempat di auditorium kampus II UMB. Kegiatan ini juga dalam rangka menggugah kembali semangat sumpah pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober maka kegiatan ini mengangkat tema “aktualisasi pemuda menuju organisasi yang berkemajuan”

Monday, October 24, 2011

Daur Ulang Kertas (Zero Waste)


Wujud nyata dari aksi untuk bisa berkontribusi menyikapi persoalan lingkungan dalam hali ini sampah yang sudah menjadi persoalan yang tak dapat dihindari keberadaannya, entah itu di tengah-tengah masyarakat dan tempat terpencil sekalipun. Komunitas yang peduli lingkungan berusaha untuk tidak memperbanyak atau pun mengelola sampah yang sudah ada. Madyapala sendiri mencoba untuk melakukan tindakan nyata dalam menanggulangi sampah terutama sampah kertas, bersama kang soni

Saturday, July 2, 2011

Seminar Lingkungan Hidup

Menyikapi persoalan yang beberapa bulan terakhir menjadi isu yang diperbincangkan oleh semua pihak yang terkait, terutama masyarakat yang peduli akan kelestarian lingkungan bisa dikatakan menjadi fenomena tersendiri di Bengkulu yaitu persoalan DAS Air Bengkulu yang tercemar. Madyapala  melihat situasi ini layak untuk diangkat ke dalam sebuah seminar sebagai perwujudan dari keikut-sertaan Madyapala dalam menyikapi isu lingkungan dan berperan dalam advokasi lingkungan, kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2011 yang dibuka secara langsung oleh Wakil Rektor I Drs. Onsardi, MM. Seminar  dengan tema "Slematkan DAS Air Bengkulu dari Pencemaran untuk Kelestarian" menghadirkan narasumber dari Polda Bengkulu, Yayasan Ulayat Bengkulu, dan Badan Lingkungan Hidup Prov. Bengkulu bertempat di aula kampus II Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Seminar ini dihadiri oleh beberapa instansi terkait Dinas ESDM, BLH Kota Bengkulu, BLH Bengkulu Tengah, LPPM UMB, Mapala, KPA, Walhi Bengkulu, OKP dan masyarakat umum. Output dari kegitan itu diketahui data dan fakta bahwa Air Bengkulu telah tercemar berdasarakan penelitian tim terpadu yang dinaungi BLH Prov. Bengkulu, ada ruang terbuka bagi setiap stakeholders untuk berpartisipasi dalam pengelolaan DAS Air Bengkulu secara terpadu, gambaran yang memposisikan penegakan hukum lingkungan terkait persoalan pengrusakan lingkungan.

Gunung Dempo

Gunung Dempo 3159m dpl
Angkatan VI mdpl ‘11
Gunung ini terletak di perbatasan Sumatra selatan dan provinsi Bengkulu. Untuk mencapai desa terdekat, terlebih dahulu anda harus mencapai kota Pagar Alam, kurang lebih 7 jam perjalanan darat dari Palembang. Dari terminal Kota Pagar Alam, terlebih dahulu mencarter mobil untuk jurusan pabrik teh PTPN III yang jaraknya mencapai 15 km dari terminal. Di daerah pabrik ini ada baiknya berkenalan dengan seseorang yang biasa dipanggil Pak Anton, beliua termasuk orang yang dituakan oleh para pecinta alam Sumsel-Lampung. Dengan bantuanya mobil akan mengantar anda menuju kampung terdekat yaitu Kampung Empat, yang dapat memakan waktu lebih dari 30 menit. Di kampung Empat hanya ada satu warung itupun tidak lengkap. Gunung ini bisa didaki dalam dua hari satu malam akan tetapi cukup menguras tenaga, sebaiknya mendaki gunung dengan bermalam dua malam di gunung ini dan mendirikan tenda di pos II dan di pelataran, sehingga lebih bisa menikmati keindahan alam gunung dempo.
Jalur menuju ke puncak inipun sudah sangat jelas dan bahkan di hari-hari biasa banyak orang desa yang sengaja naik puncak. Gunung ini memang cukup tinggi tetapi air jernih yang terdapat sampai setengah perjalanan ke gunung ini sehingga para pendaki tidak perlu khwatir kehabisan air minum selama perjalanan. Sebuah kali kecil yang jernih mengalir di perbatasan hutan pertanda kita mulai memasuki daerah hutan yang di tumbuhi dengan tumbuhan mirip seperti yang kita dapati di gunung Gede-Pangrango, yaitu hutan Montana. Jalan setapak penuh dengan akar-akar yang melintang, kemirigan lereng sendiri cukup curam untuk memeras keringat. Tidak ada tanda-tanda khusus, keadaan hutan ini hamper homogeny dan sangat hening.
Rute Pendakian
Kampung Empat (kebun Teh) 1691m dpl, entry point menuju pintu rimba ada di kebun teh yang terletak sedikit berjarak dari Kampung Empat. Ada beberapa titik yang bisa dijadikan sebagai entry point, kami merekomendasikan dari jalur setapak karah kiri keatas yang membelah kebun teh karena jalur ini mudah dikenali dengan adanya sebuah pohon yang ada plang nama club pecinta alam. Dari entry point ini menuju pintu rimba sekitar kurang lebih 20 menit.
Pintu Rimba 1818m dpl persisi berada di ujung kebun teh sebagai penanda ada plang yang bertuliskan “Pintu Rimba” dari sini jalan setapak memasuki kawasan hutan, keadaan jalan setapak kecil dan sempit dikiri kanan banyak semak-semak dan kadang terdapat semak berduri, kemudian jalan setapak menjadi agak lebar dan dipenuhi oleh akar-akar pohon saat semakin memasuki hutan. Jalan setapaknya sangat jelas sekali. Jarak tempuh dari pintu rimba manuju pos I kurang lebih dua setengah sampai tiga jam.

Thursday, June 2, 2011

Delegasi Alfedya Climbing Competition


Kejuaraan panjat tebing yang baru-baru ini dilaksanakan oleh Mapala Alfedya Univ. Muhammadiyah Palembang tepatnya tanggal 22 s.d 24 Mei 2011, memberikan kesempatan kepada anggota baru Madyapala untuk turut berpartisipasi di kegiatan tersebut sekalipun itu untuk pertama kalinya bagi Enggi "Bencai", Heri "Bebek", Gardin " Ular" mengikuti event perlombaan.Dalam pelaksanaanya 2 diantara anggota Madyapala mampu lolos stidaknya melewati babak penyisihan Gardin di kategori lead umum dan Heri kategori speed.

Monday, May 2, 2011

MILAD VI MADYAPALA

Genap berusia 6 tahun di tahun 2011, Madyapala UMB memperingati hari lahirnya dengan membuat acara turnamen futsal Mapala se-Kota Bengkulu, yang dilaksanakan di lapangan futsal kampus 1 Universitas Muhammadiyah Bengkulu. diikuti 8 organisasi Mapala yang terdiri dari; Kampala FP UNIB, Palasostik FISIP UNIB, PAFE FE UNIB, Mafetala UNIB, Mahupala FH UNIB, Gempa STAIN Bengkulu, MPA Stya Wanamandala UNIHAZ. kegiatan ini memberikan deskriftif dari kuatnya hubungan emosional anatar Mapala di kota Bengkulu setidaknya menjadi ajang bagi setiap anggota Mapala untuk bertemu memperkenalkan diri, dan menjadi langkah awal ubtuk meningkatkan kerja sama dalam peningkatan kapsasitas lembaga dan bersinergi dalam memperkuat eksistensi dan peranan Mapala sebagi tempat untuk mengenal,